Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ITDC Nusantara Utilitas Membawa Gas Alam ke Kawasan Pariwisata The Nusa Dua, Langkah Baru Menuju Keberlanjutan Energi

ITDC Nusantara Utilitas Membawa Gas Alam ke Kawasan Pariwisata The Nusa Dua, Langkah Baru Menuju Keberlanjutan Energi


Buletindewata.id, Badung - PT. ITDC Nusantara Utilitas (ITDC Utilitas), sebagai anak perusahaan dari PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC, telah mencatat pencapaian penting dalam sektor energi terbarukan di Bali. Perusahaan ini secara resmi menyelesaikan pembangunan infrastruktur gas alam di kawasan The Nusa Dua, yang ditandai dengan acara Mechanical & Technical Completion Ceremony pada hari Rabu (26/3) di Fasilitas Regasifikasi & Penyimpanan LNG, Lagoon, The Nusa Dua, Bali. Langkah inovatif ini menjadikan The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata pertama di Indonesia yang menggunakan gas alam sebagai sumber energi utama, membuka jalan bagi standar baru dalam pengelolaan energi berkelanjutan di sektor pariwisata.

Pembangunan infrastruktur gas alam ini mencakup beberapa fasilitas utama, termasuk:

- Fasilitas Regasifikasi LNG  dengan kapasitas 1.000 m³/jam, berlokasi di Lagoon.

- Jaringan Distribusi Pipa Gas sepanjang 8,5 kilometer, yang menghubungkan berbagai area di kawasan tersebut.

- Meter Regulator (MGRT) sebanyak 53 unit yang tersebar di berbagai tenant untuk memenuhi kebutuhan dapur (kitchen) dan pemanas air (boiler).

engan berbagai fasilitas yang modern ini, kawasan The Nusa Dua tidak hanya menjadi pionir dalam penggunaan energi ramah lingkungan tetapi juga memulai tren baru dalam mendukung pengelolaan pariwisata berkelanjutan.


ITDC Nusantara Utilitas Membawa Gas Alam ke Kawasan Pariwisata The Nusa Dua, Langkah Baru Menuju Keberlanjutan Energi


Direktur Utama ITDC Utilitas, A.A. Istri Ratna Dewi, menjelaskan bahwa proyek ini adalah langkah strategis untuk menyediakan sumber energi yang lebih cerdas dan berkelanjutan bagi sektor pariwisata. "Dengan kapasitas konsumsi LNG mencapai 2 juta Sm3 per tahun, setara dengan 1,9 juta kilogram LPG per tahun, kami berupaya mengurangi ketergantungan pada produk impor, meningkatkan penggunaan produk lokal (TKDN), dan menurunkan emisi karbon hingga 16 persen dibandingkan bahan bakar sebelumnya," ujarnya.

Selain itu, inisiatif ini turut mendukung visi ITDC Utilitas sebagai pencipta nilai (value creator) dalam membangun ekosistem pariwisata yang modern, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan. Dengan gas alam sebagai sumber energi, kawasan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga menawarkan solusi yang lebih ramah lingkungan untuk mendukung reputasi Bali sebagai destinasi wisata global.

Tenant di kawasan The Nusa Dua mendapatkan manfaat langsung dari infrastruktur gas alam ini. Dengan adanya jaringan distribusi yang luas dan fasilitas regulator gas, para tenant kini dapat mengakses sumber energi yang lebih bersih dan hemat biaya untuk kebutuhan operasional mereka. Hal ini mencakup penggunaan gas untuk kegiatan dapur serta pemanas air yang lebih efisien.

Di sisi lain, proyek ini juga berdampak positif bagi masyarakat lokal, karena meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan membuka peluang bagi penyediaan lapangan kerja di sektor energi. Selain itu, pengurangan emisi karbon memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya pelestarian lingkungan Bali.

Director of Commercial ITDC, Troy Reza Warokka, menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam menciptakan inovasi yang memajukan sektor pariwisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Menurut Troy, ITDC bersama ITDC Utilitas memastikan penyediaan energi gas alam yang tidak hanya efisien tetapi juga berkontribusi pada pengurangan jejak karbon."Dengan infrastruktur ini, kami bertujuan memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para tenant sekaligus meningkatkan pengalaman wisatawan yang berkunjung,” ungkapnya.

Proyek gas alam merupakan bukti nyata komitmen ITDC Utilitas dalam membawa inovasi ke sektor pariwisata. Perusahaan terus mencari cara untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang berkelanjutan sambil menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi dan lingkungan. Dengan menghadirkan gas alam sebagai sumber energi utama, ITDC Utilitas tidak hanya memenuhi kebutuhan energi saat ini tetapi juga merancang solusi yang dapat diandalkan untuk masa depan.

Pencapaian ini menjadi inspirasi bagi kawasan pariwisata lainnya di Indonesia untuk mengikuti jejak The Nusa Dua dalam menggunakan energi terbarukan. Dengan langkah ini, Bali semakin mengokohkan posisinya sebagai destinasi wisata yang memprioritaskan keberlanjutan. (blt)

Posting Komentar untuk " ITDC Nusantara Utilitas Membawa Gas Alam ke Kawasan Pariwisata The Nusa Dua, Langkah Baru Menuju Keberlanjutan Energi"