Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bandara Ngurah Rai Bali Pulih Pasca Nyepi, Catat Rekor Pergerakan Penumpang Mudik Lebaran 2025

Bandara Ngurah Rai Bali Pulih Pasca Nyepi, Catat Rekor Pergerakan Penumpang Mudik Lebaran 2025


Buletindewata.id, Badung - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah kembali beroperasi normal setelah perayaan Hari Suci Nyepi 2025. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam pengelolaan transportasi udara selama masa angkutan Lebaran Idul Fitri 1556 Hijriah. Pada periode tersebut, pengelola bandara mencatat puncak pergerakan penumpang harian mencapai angka fantastis, yaitu 73.550 orang dengan total 420 penerbangan.

Hari Suci Nyepi yang dilaksanakan umat Hindu di Pulau Dewata menjadi momen unik di mana seluruh aktivitas di bandara dihentikan selama 24 jam penuh. Berdasarkan jadwal penerbangan reguler dari 54 maskapai yang beroperasi di Bandara Ngurah Rai, tercatat sebanyak 425 penerbangan terkena dampak dari penghentian ini, yang meliputi 207 penerbangan domestik dan 218 penerbangan internasional. Kendati demikian, sebanyak 19 pesawat tetap terparkir di area bandara selama Nyepi dan melanjutkan operasionalnya setelah perayaan selesai.

Setelah periode hening tersebut, bandara langsung kembali ke ritme normal, melayani sekitar 73 ribu pergerakan penumpang dengan 390 pergerakan pesawat. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menjelaskan bahwa pihaknya memanfaatkan masa Nyepi sebagai kesempatan emas untuk mengistirahatkan berbagai fasilitas operasional bandara yang selama setahun penuh bekerja tanpa henti. Langkah ini, menurutnya, bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan tetap optimal pasca perayaan.

"Setelah satu tahun penuh beroperasi selama 24 jam setiap hari, momen Nyepi memberikan kami peluang untuk memberikan 'istirahat' bagi fasilitas bandara. Dengan demikian, kami dapat kembali bekerja secara maksimal untuk memenuhi standar pelayanan yang tinggi," ungkap Ahmad Syaugi Shahab.


Bandara Ngurah Rai Bali Pulih Pasca Nyepi, Catat Rekor Pergerakan Penumpang Mudik Lebaran 2025


Pasca Nyepi, aktivitas di Bandara Ngurah Rai tetap berada dalam periode sibuk angkutan udara Lebaran. Puncak pergerakan penumpang harian tercatat pada hari Jumat, 28 Maret 2025, dengan total penumpang mencapai 73.550 orang. Angka ini terdiri dari 31.080 penumpang domestik dengan 207 penerbangan dan 42.470 penumpang internasional yang berasal dari 213 penerbangan.

Dalam menghadapi lonjakan jumlah penumpang selama musim mudik Lebaran, pihak pengelola Bandara Ngurah Rai telah mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga kelancaran operasional. Koordinasi yang intensif dengan maskapai penerbangan, pengelola keamanan bandara, serta pihak-pihak terkait lainnya menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan.

Selain itu, pengelola juga terus memantau arus penumpang dan penerbangan secara real-time untuk memastikan tidak terjadi kendala yang berarti selama masa angkutan Lebaran. Fasilitas tambahan seperti area parkir pesawat yang memadai dan ruang tunggu yang nyaman juga telah dipersiapkan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang.

Sebagai salah satu bandara tersibuk di Indonesia, Bandara I Gusti Ngurah Rai terus berupaya meningkatkan reputasinya di mata dunia. Dengan pelayanan yang konsisten dan responsif terhadap kebutuhan penumpang, bandara ini diharapkan mampu menjadi hub transportasi udara yang unggul, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara.

Operasional yang kembali berjalan normal pasca Nyepi dan di tengah masa angkutan udara Lebaran merupakan bukti nyata komitmen Bandara Ngurah Rai dalam melayani kebutuhan masyarakat. Dengan antusiasme tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, bandara ini siap menjadi gerbang utama yang menghubungkan Bali dengan dunia luar.(blt)

Posting Komentar untuk "Bandara Ngurah Rai Bali Pulih Pasca Nyepi, Catat Rekor Pergerakan Penumpang Mudik Lebaran 2025"