Analisis 5 Hari Pertama Posko Angkutan Lebaran 2025 Bandara I Gusti Ngurah Rai Landai
Buletindewata.id, Badung - Musim mudik Lebaran selalu menjadi momentum penting di Indonesia, termasuk bagi sektor transportasi udara. Tahun ini, meskipun Posko Angkutan Lebaran 2025 telah beroperasi selama lima hari sejak 21 Maret 2025, lalu lintas penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, masih menunjukkan tren yang relatif stabil.
Menurut catatan data statistik Bandara Ngurah Rai, total penumpang yang dilayani selama lima hari mencapai 278.053 orang, yang terbagi menjadi domestik 98.843 penumpang, internasional 179.210 penumpang. Angka ini mencerminkan kenaikan kurang dari 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika jumlah penumpang mencapai 277.296 orang.
Meskipun secara keseluruhan pertumbuhan masih terbilang landai, ada peningkatan lalu lintas penumpang domestik pada minggu keempat bulan Maret. Tanggal 25 Maret menjadi momen dengan aktivitas tertinggi, di mana keberangkatan domestik 11.317 orang, kedatangan domestik 11.017 orang.
Kenaikan ini menunjukkan tren positif, dengan rata-rata harian penumpang domestik meningkat dari 13.934 menjadi 19.769 orang per hari, atau naik sekitar 42 persen dibandingkan tiga minggu pertama bulan Maret.
Pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai optimistis bahwa jumlah penumpang akan terus meningkat mendekati hari raya Idul Fitri. Pada Kamis, 26 Maret 2025, diperkirakan jumlah penumpang akan mencapai 61 ribu orang, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025, dengan 81 ribu penumpang. Sejalan dengan jumlah penumpang, total pergerakan pesawat selama lima hari mencapai 1.778 movements (mov). Keberangkatan domestik dan internasionalhampir seimbang. Dibandingkan tahun sebelumnya (1.805 mov), terdapat penurunan 1,5 persen.
Menurut General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, salah satu penyebab lalu lintas yang masih stabil adalah masih aktifnya jam kerja di perkantoran. Hal ini membuat masyarakat cenderung menunda perjalanan hingga menjelang hari Lebaran.
Lebaran tahun ini bertepatan dengan rangkaian perayaan Nyepi di Bali, yang tentu memengaruhi pola perjalanan.
Untuk mengantisipasi, pihak bandara telah mengimbau masyarakat untuk menyediakan waktu lebih awal saat menuju bandara, terutama pada tanggal 26-28 Maret , karena kemungkinan adanya rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan menuju area bandara.
Selain itu, fokus utama Posko Angkutan Lebaran juga mencakup kelancaran arus balik setelah libur panjang. "Kami akan memastikan kenyamanan dan efisiensi operasional agar perjalanan penumpang berjalan lancar," tambah Syaugi.
Meski secara keseluruhan belum terlihat lonjakan signifikan, data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan positif pada lalu lintas penumpang domestik. Tren ini memberikan harapan bahwa hari-hari mendekati Lebaran akan mencatatkan angka yang lebih tinggi lagi. Dengan koordinasi yang baik antara pihak bandara, maskapai penerbangan, dan pemerintah daerah, diharapkan layanan transportasi udara dapat terus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak merayakan Lebaran bersama keluarga.(blt)
Posting Komentar untuk "Analisis 5 Hari Pertama Posko Angkutan Lebaran 2025 Bandara I Gusti Ngurah Rai Landai"