Akses Layanan Kesehatan Mudik Lebaran dengan BPJS Kesehatan yang Praktis dan Efisien
Buletindewata.id, Denpasar - Lebaran adalah momen istimewa untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Tradisi mudik menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini. Namun, di tengah euforia perjalanan pulang kampung, kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan telah memberikan berbagai kemudahan agar kebutuhan layanan kesehatan tetap terjamin di mana saja.
Selama masa libur Lebaran, peserta JKN tetap dapat menerima pelayanan kesehatan, bahkan jika mereka berada di luar daerah tempat asal atau lokasi fasilitas kesehatan terdaftar. Prinsip portabilitas dalam Program JKN memungkinkan peserta mendapatkan layanan kesehatan di mana saja dan kapan saja. Prinsip ini tidak hanya berlaku untuk pelayanan kesehatan biasa, tetapi juga mencakup kebutuhan darurat tanpa mengenal batasan lokasi.
"Jadi prinsip portabilitas itu adalah peserta bisa mengakses pelayanan kesehatan di mana pun di seluruh Indonesia, sesuai dengan ketentuan. Jadi seperti contohnya sekarang pada saat peserta mudik Lebaran itu kan pasti akan jauh dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat terdaftar, misalnya dia mudik ke suatu kota, maka pada saat memerlukan pelayanan kesehatan dia bisa datang ke FKTP yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan terdekat. Termasuk untuk layanan gawat darurat, itu bisa me gakses instalasi gawat darurat diseluruh rumah sakit yang adadi Indonesia," ujar Nyoman Wiwiek Yuliadewi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Rabu (20/3).
Selama libur Lebaran, ketentuan pelayanan obat Program Rujuk Balik (PRB) tetap mengacu pada kebijakan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Bila jadwal pengambilan obat PRB bertepatan dengan masa libur Lebaran, peserta dapat menyesuaikan jadwal pengambilan hingga tujuh hari lebih awal sebelum persediaan obat habis. Hal ini untuk memastikan peserta tetap mendapatkan pengobatan rutin tanpa kendala, meskipun sedang dalam perjalanan mudik. Namun, satu hal yang sangat penting adalah memastikan bahwa status kepesertaan JKN tetap aktif.
"Untuk pengambilan obatnya juga bisa disesuaikan menjadi lebih awal, maksimal 7 hari sebelum persediaan obat habis. Jadi peserta dapat mengambil obat penyakit kronis dan obat kemotherapy oral di instalasi farmasi atau apotek, sesuai dengan resep dengan membawa kartu identitas peserta JKN.Pengambilan obat penyakit kronis di daerah tujuan mudik ini juga dimungkinkan dengan tetap membawa surat rujukan yang masih berlaku dari FKTP terdekat u tuk swlanjutnya mengikuti alur pelayanan kesehatan di rawat jalan, "imbuh Wiwiek Yuliadewi.
Mengantisipasi tingginya arus mudik dan arus balik saat Lebaran, BPJS Kesehatan telah menyiapkan Posko Mudik di tujuh titik strategisserta satu Posko Arus Balik di wilayah yang dipadati pemudik. Posko-posko ini tidak hanya menyediakan informasi terkait kepesertaan JKN, tetapi juga siap melayani kebutuhan kesehatan darurat. Misalnya, peserta yang membutuhkan obat-obatan, pemeriksaan kesehatan, atau bahkan rujukan medis dapat langsung memanfaatkan layanan ini.
Posko-posko mudik ini menjadi bagian dari komitmen BPJS Kesehatan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama Lebaran. Kehadiran posko ini memberikan rasa aman bagi para pemudik sehingga mereka dapat menikmati perjalanan dengan tenang.
Selain Posko Mudik, BPJS Kesehatan juga tetap membuka layanan piket di kantor cabangnya di berbagai wilayah Indonesia. Jadwal layanan piket dimulai pada tanggal 28 Maret, 2, 3, 4, dan 7 April 2025, dengan jam operasional dari pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat. Meski libur, peserta tetap dapat memanfaatkan layanan ini untuk menyelesaikan urusan administrasi seperti pendaftaran, pembayaran iuran, atau informasi terkait layanan kesehatan.
Untuk mempermudah peserta, BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan administrasi yang dapat diakses selama 24 jam melalui WhatsApp PANDAWA. Tidak hanya itu, berbagai layanan digital lainnya seperti Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, hingga website resmi BPJS Kesehatan juga dapat dimanfaatkan kapan saja. Peserta dapat mengecek status kepesertaan, mencari informasi fasilitas kesehatan terdekat, hingga menyampaikan keluhan tanpa perlu datang langsung ke kantor cabang.
Dengan adanya layanan digital ini, BPJS Kesehatan membuktikan komitmennya untuk tetap melayani masyarakat bahkan saat masa libur panjang seperti Lebaran. Kemudahan ini tentunya sangat membantu, terutama bagi mereka yang sedang berada di luar kota atau sibuk dengan berbagai persiapan hari raya. (blt)
Posting Komentar untuk "Akses Layanan Kesehatan Mudik Lebaran dengan BPJS Kesehatan yang Praktis dan Efisien"